Review Anime Wise Man’s Grandchild

Review Anime Wise Man’s Grandchild. Wise Man’s Grandchild tetap menjadi salah satu anime isekai klasik yang paling sering direkomendasikan ulang hingga akhir Januari 2026 ini, meski hanya punya satu season yang tayang pada 2019. Cerita mengikuti seorang pemuda Jepang modern yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas dan bereinkarnasi di dunia fantasi sebagai Shin Wolford. Ia diadopsi oleh Merlin Wolford, penyihir terhebat di dunia yang dijuluki Wise Man, serta istrinya Melinda. Dibesarkan dengan pelatihan sihir intens sejak kecil, Shin tumbuh menjadi jenius sihir yang jauh melampaui standar dunia itu—ia menggabungkan pengetahuan fisika, kimia, dan teknik modern dari kehidupan sebelumnya untuk menciptakan mantra dan artefak revolusioner. Saat dewasa, Shin masuk akademi sihir kerajaan, bertemu teman-teman baru, dan terlibat dalam konflik melawan kekuatan gelap yang mengancam perdamaian. Premis ini langsung menarik karena menggabungkan trope overpowered protagonist, school life, dan aksi sihir dengan sentuhan komedi ringan serta romansa manis. Di 2026, anime ini masih populer di kalangan penggemar isekai lama, terutama karena adaptasi light novel yang terus berlanjut dan rumor season kedua yang sesekali muncul meski belum ada konfirmasi resmi. BERITA BASKET

Plot dan Struktur Cerita: Review Anime Wise Man’s Grandchild

Alur cerita berjalan dengan ritme santai tapi penuh momen memuaskan khas isekai power fantasy. Season satu fokus pada kehidupan Shin sejak kecil: pelatihan bersama Merlin yang brutal tapi penuh kasih sayang, penciptaan sihir modern seperti jet propulsion atau barrier tak terlihat, hingga masuk akademi di mana ia langsung menjadi sorotan karena bakat luar biasa. Arc-arc kemudian berganti ke kehidupan sekolah—pertemanan dengan siswa seperti Sicily, Maria, dan August, turnamen sihir, serta latihan militer melawan demon yang mulai bangkit. Konflik utama melibatkan organisasi gelap yang ingin membangkitkan kekuatan kuno, memaksa Shin menggunakan kekuatannya untuk melindungi kerajaan. Yang menyenangkan adalah bagaimana Shin tidak hanya overpower secara fisik; ia mengubah paradigma sihir dunia itu dengan inovasi seperti senjata berbasis mana atau teknik healing canggih. Pacing cepat di aksi, tapi lambat di bagian slice-of-life dan romansa, membuat seri terasa seperti campuran sekolah sihir dengan petualangan ringan. Meski ada kritik bahwa cerita terlalu mudah bagi Shin dan kurang tantangan nyata, kepuasan melihat ia mendominasi tetap tinggi, dengan cliffhanger akhir season yang membuka potensi ancaman lebih besar.

Karakter Utama dan Pendukung: Review Anime Wise Man’s Grandchild

Shin Wolford adalah protagonis isekai yang sangat disukai karena kepribadiannya yang rendah hati, sopan, dan tidak sombong meski memiliki kekuatan absurd. Ia sering merasa “biasa saja” dibandingkan standar Merlin, tapi di mata orang lain ia seperti dewa sihir. Sifatnya yang polos dan suka membantu membuatnya mudah disukai, meski kadang terlalu naif dalam urusan romansa. Sicily von Claude, gadis bangsawan yang jatuh cinta pada Shin, menjadi heroine utama dengan sifat manis dan kemampuan sihir healing yang kuat. Karakter pendukung seperti Maria yang energik, August yang kompetitif tapi setia, serta Merlin dan Melinda sebagai kakek-nenek angkat memberikan dinamika keluarga hangat yang jarang ada di isekai. Guru akademi dan teman sekelas menambah warna melalui interaksi lucu dan kompetisi ringan. Interaksi antar karakter penuh humor dari kontras antara pengetahuan modern Shin dengan pemahaman sihir tradisional, serta momen romansa manis yang berkembang perlahan. Kekuatan utama di sini adalah chemistry Shin dengan teman-temannya yang terasa alami dan mendukung tema persahabatan serta pertumbuhan bersama.

Seni dan Visual

Seni Wise Man’s Grandchild termasuk yang cerah dan ekspresif di genre isekai school fantasy. Desain karakter Shin sangat ikonik: rambut hitam panjang, mata biru, dan ekspresi tenang yang kontras dengan kekuatan sihirnya yang dahsyat. Sicily dan Maria punya desain imut klasik yang mendukung vibe romansa ringan. Animasi pertarungan sihir dinamis dengan efek mantra berwarna-warni—ledakan api, angin tornado, atau barrier kristal—yang terlihat memuaskan meski tidak se-detail produksi tinggi. Latar belakang akademi, istana kerajaan, dan hutan dibuat colorful dengan detail cukup untuk mendukung nuansa fantasi. Adegan komedi ditangani dengan ekspresi over-the-top dan deformasi wajah yang lucu, sementara momen serius memiliki pencahayaan dramatis. Soundtrack ringan dengan opening energik dan ending yang manis menambah kesan fun. Secara keseluruhan, visual mendukung tone petualangan ringan dan membuat setiap episode enak ditonton tanpa terasa berat.

Kesimpulan

Wise Man’s Grandchild adalah anime isekai yang sangat cocok bagi penggemar power fantasy ringan dengan sentuhan school life, romansa manis, dan sihir inovatif. Kekuatannya terletak pada Shin sebagai MC OP tapi humble, dinamika keluarga Merlin yang hangat, serta kepuasan melihat ia mengubah dunia dengan pengetahuan modern. Meski ada kekurangan seperti kurangnya tantangan nyata bagi protagonis dan akhir season yang terasa menggantung, seri ini tetap entertaining dan mudah dinikmati sebagai hiburan santai. Di 2026, dengan light novel yang masih berlanjut dan harapan season kedua yang sesekali muncul, anime ini layak dibinge ulang atau direkomendasikan bagi yang mencari isekai tanpa terlalu banyak drama gelap. Bagi penggemar yang suka OP MC polos, aksi sihir keren, dan cerita feel-good, Wise Man’s Grandchild menawarkan pengalaman klasik yang nyaman dan memuaskan—salah satu isekai lama yang masih terasa segar hingga sekarang.

BACA SELENGKAPNYA DI…